Detail Berita

11 Mei 2026

Pembiayaan Multiguna Dominasi Penyaluran Pembiayaan Baru Industri Multifinance

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pembiayaan segmen multiguna masih menjadi kontributor utama pembiayaan baru industri multifinance. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan pembiayaan multiguna industri multifinance mencapai Rp 20,95 triliun per Maret 2026.


"Pembiayaan multiguna mendominasi dengan porsi 48,55% dari total pembiayaan baru," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (7/5).


Agusman mengatakan total penyaluran pembiayaan baru industri multifinance tercatat sebesar Rp 43,15 triliun per Maret 2026. 

Lebih lanjut, Agusman menyampaikan perkembangan penyaluran pembiayaan baru di industri multifinance ke depannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain dinamika permintaan pembiayaan dan penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran.

"Dengan demikian, diharapkan pertumbuhan dapat diimbangi dengan menjaga kualitas pembiayaan," ucapnya.

Senada dengan data OJK, perusahaan multifinance PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) juga menyatakan pembiayaan multiguna masih menjadi tulang punggung kinerja perusahaan per Maret 2026.

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengungkapkan hingga Maret 2026, nilai pembiayaan multiguna mencapai Rp 6,4 triliun.

“Secara porsi, segmen multiguna menyumbang 54% terhadap total pembiayaan perusahaan,” ujarnya kepada Kontan.

Gani menerangkan dominasi segmen multiguna didorong oleh masih kuatnya permintaan pembiayaan konsumtif masyarakat, terutama untuk kebutuhan kendaraan dan pinjaman tunai berbasis agunan.