KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anak usaha Astra International yang bergerak di bidang pembiayaan, PT Federal International Finance (FIF) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (26/2/2026), jumlah penghasilan FIF tercatat meningkat 11,19% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 13,51 triliun pada 2025, dari Rp 12,15 triliun pada 2024.
Kontributor utama masih berasal dari pembiayaan konsumen yang tumbuh 14% yoy menjadi Rp 10,89 triliun, dibandingkan Rp 9,49 triliun pada tahun sebelumnya.
Namun, pembiayaan dari ijarah tercatat menurun 1,92% yoy menjadi Rp 2,40 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 2,45 triliun pada 2024.
Sementara itu, penghasilan bunga dan denda meningkat 11% yoy menjadi Rp 203,11 miliar, dari Rp 181,79 miliar pada tahun sebelumnya. Adapun penghasilan lain-lain tercatat turun sekitar 6% yoy menjadi Rp 21,87 miliar, dibandingkan Rp 23,27 miliar pada 2024.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih Federal International Finance tercatat naik 4% yoy menjadi Rp 4,63 triliun sepanjang tahun 2025, dari Rp 4,42 triliun pada 2024.
Seiring peningkatan aktivitas usaha, jumlah beban FIF juga meningkat 16,64% yoy menjadi Rp 7,56 triliun pada 2025, dibandingkan Rp 6,48 triliun pada 2024.
Adapun total aset perusahaan tumbuh 13% yoy menjadi Rp 51,88 triliun pada akhir 2025, jika dibandingkan dengan Rp 45,68 triliun pada akhir 2024.